Kota/Kabupaten: Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat 📍

Penjelasan Peristiwa ini terjadi pada 3 Maret 2022, berupa gabungan bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang diikuti tanah longsor dan banjir lumpur. Gempa kuat mengguncang wilayah tersebut, merobohkan bangunan,…

Penjelasan

Peristiwa ini terjadi pada 3 Maret 2022, berupa gabungan bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang diikuti tanah longsor dan banjir lumpur. Gempa kuat mengguncang wilayah tersebut, merobohkan bangunan, merusak fasilitas umum, dan memicu longsoran tanah serta material dari lereng bukit. Tanah dan lumpur bergerak deras menuruni lereng, menutup jalan, mengubur rumah, lahan pertanian, dan pemukiman, hingga mengubah bentuk permukaan tanah seperti terlihat di gambar. Banyak korban jiwa, luka-luka, serta ribuan warga mengungsi karena tempat tinggal hancur atau tidak aman lagi.

Penyebab

  1. Pergerakan Sesar Semangko: Gempa terjadi akibat pergeseran aktif pada patahan Semangko yang membentang di Sumatera, melepaskan energi besar yang mengguncang tanah dan batuan.
  2. Kondisi lereng yang tidak stabil: Getaran gempa membuat tanah di bukit dan lereng yang sudah rawan menjadi runtuh dan bergerak turun.
  3. Curah hujan cukup tinggi: Sebelum dan saat kejadian, hujan telah membuat tanah jenuh air, sehingga saat diguncang, tanah mudah terlepas dan berubah menjadi aliran lumpur deras.
  4. Kondisi geografis berbukit: Wilayah ini dikelilingi bukit dan pegunungan dengan kemiringan curam, sehingga material longsor bergerak cepat dan merusak apa saja yang dilaluinya.
  5. Kerusakan lingkungan: Penebangan hutan dan alih fungsi lahan mengurangi akar penahan tanah, memperparah dampak longsoran saat terjadi guncangan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *