
Penjelasan
Bencana ini terjadi pada 4–5 Mei 2024, air bah dan tanah longsor meluluhlantakkan pemukiman, meratakan rumah, merusak jalan, jembatan, saluran air, dan fasilitas umum. Tim SAR, TNI/Polri, dan relawan bekerja membersihkan puing, mencari korban, dan mengevakuasi warga. Ratusan rumah rusak parah, ribuan warga mengungsi, dan ada korban jiwa serta hilang.
Penyebab
- Curah hujan sangat tinggi dan ekstrem berjam-jam, memicu aliran air yang sangat besar dari pegunungan.
- Topografi berbukit dan curam: Air hujan turun deras membawa tanah, batu, dan kayu, berubah menjadi banjir bandang.
- Kerusakan lingkungan: Hutan gundul, penebangan liar, alih fungsi lahan, dan pendangkalan sungai mengurangi daya serap tanah dan kapasitas aliran air.
- Pembangunan di daerah rawan: Pemukiman dibangun terlalu dekat aliran sungai atau di lereng tidak aman.
Leave a Reply