Melanda 3 provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mencakup 53 kabupaten/kota. Wilayah terdampak terparah:
- Aceh: Aceh Tamiang, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur
- Sumut: Tapanuli Selatan, Sibolga, Tapanuli Utara
- Sumbar: Agam, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Padang

Penjelasan:
Foto ini menampakkan dampak dahsyat banjir bandang (galodo) yang terjadi pada 27 November 2025. Jalan raya, pemukiman, dan lahan pertanian tertutup sepenuhnya oleh lumpur tebal, pasir, batuan, dan kayu hanyut. Banyak rumah rusak berat, terpendam, atau hanyut terbawa arus, membuat kawasan tersebut tampak seperti lahan kubangan lumpur luas. Akses jalan terputus total, puluhan orang meninggal dunia, dan puluhan lainnya hilang hingga berhari-hari pasca kejadian.
Penyebab:
- Hujan sangat lebat & berkepanjangan: Curah hujan ekstrem di hulu pegunungan Bukit Barisan dalam waktu lama membuat kapasitas sungai tidak mampu menampung air, sehingga air meluap membawa material tanah, pasir, dan bebatuan.
- Kerusakan lingkungan: Penebangan hutan, alih fungsi lahan, dan pertambangan liar di kawasan hulu membuat tanah tidak lagi kuat menahan air hujan, mudah longsor, dan menjadi sumber material banjir.
- Kondisi geografis: Wilayah ini berada di lereng dan lembah, sehingga arus air turun sangat cepat dan bertenaga besar saat hujan deras.
- Endapan material lama: Sisa abu vulkanik dan material letusan Gunung Marapi yang sudah ada di hulu menjadi bahan tambahan yang dibawa arus, menjadikan banjir campur lumpur jauh lebih berbahaya dan merusak.
Leave a Reply